Kamis, 18 September 2014

Berita : Gagal di MK dan PTUN, Prabowo gugat KPU ke MA

 Hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) belum membuat puasPrabowo Subianto. Setelah kalah di MK dan PTUN, Prabowo kini resmi mengajukan gugatan ke Mahmakah Agung.

Dilansir dari situs resmi mahkamahagung.go.id, Senin (15/9), Prabowo sebagai pemohon mengajukan gugatan ke MA dengan pihak termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU). Gugatan Prabowo ini tercatat dengan Nomor Register 53 P/HUM/2014.

Tim hukum Prabowo mengajukan gugatan pada 11 Agustus 2014. Saat ini proses gugatan dalam proses pemeriksaan oleh Tim C MA.

Sebelumnya, setelah kalah di MK, kubu Prabowo sempat mengajukan gugatan ke PTUN. Hasilnya, gugatan Prabowo tetap ditolak.

"Menimbang bahwa yang menjadi objek sengketa dan dimohonkan untuk dinyatakan batal atau tidak sah oleh para penggugat. Di dalam gugatannya adalah surat ketua KPU No 959/UND/VIII/2014 tertanggal 21 Juli 2014. Bersifat segera, perihal: Undangan penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara dan penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih hasil pemilu 2014. Gugatan nyata-nyata tidak termasuk dalam kewenangan absolut pengadilan PTUN," kata Majelis Hakim Hendro Puspito saat membacakan putusan beberapa waktu lalu.

By : Abdurrahman Zuhdi AL Hakim

Berita : Bandara Atas Air Harus Didesain Ulang Akibat Salah Konstruksi

Bandara Atas Air Harus Didesain Ulang Akibat Salah Konstruksi

     
  •  kamis 18 Sep 2014 

Bandara Ahmad Yani
(Foto: Angkasa Pura)

Liputan6.com, Semarang - Keinginan Kota Semarang segera menyelesaikan pembangunanBandara Ahmad Yani,  tak bisa terwujud dalam waktu dekat ini.
Pasalnya, dalam penyelidikan tanah ditemukan adanya perbedaan lapisan tanah untuk pendukung konstruksi. Hal itu menyebabkan pembangunan bandara tersebut harus mengalami desain ulang.
General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Priyo Jatmiko, mengatakan perubahan metode penguatan tanah menyebabkan penggantian material yang sebelumnya batu diganti menjadi tanah.

"Perbaikan kontur tanah ini berakibat pada waktu pengerjaan pembangunan bandara yang semakin lama. Meski demikian, saat ini kami sudah mulai melakukan pengerjaan fisik. Saat ini yang sedang dilaksanakan adalah pembuatan tanggul atas bandara guna pemasangan pagar perimeter," kata Priyo di Semarang, Kamis (18/9/2014).

Priyo mengaku pihaknya berupaya agar proses desain ulang bandara dengan pekerjaan fisik berjalan paralel dengan tujuan untuk mengefektifkan waktu.

"Kami juga mulai melakukan pekerjaan fisik dengan menggunakan alat berat yang sudah ada di sana," tutur dia. 

Selanjutnya, pekerjaan fisik konstruksi bisa dilaksanakan setelah proses pengerukan dan pemadatan tanah di Bandara Ahmad Yani ini selesai. Untuk proses pengurukan sendiri, tanah yang dibutuhkan sebanyak 400 ribu meter kubik, selain tanah dibutuhkan juga material pasir karena berguna untuk kekuatan konstruksi bangunan.

"Harapannya pembangunan bandara berjalan lancar, baik itu pengerjaan fisik maupun proses redesain. Saat ini cuaca Alhamdulillah juga mendukung proses pengerjaan Bandara Ahmad Yaniini," tandas dia. 

By : Abdurrahman ZUhdi AL Hakim

Sabtu, 13 September 2014

Cara Mengetahui Nama Dengan Berbagai Bahasa Yang Menarik

Cara mengetahui Nama Nama Asing Kalian

1. Buka Blog : http://bebekdanbajaj.blogspot.com/2010/12/cara-mengubah-nama-kalian-jadi-versi.html

2. Pilih bahasa yang kalian inginkan
Contoh : Abdurrahman Hakim Nama Inggrisnya Terrance Cavendish

Terima Kasih Semoga Suka Dan Ngomen

Thanks gan

Kamis, 11 September 2014

Tentang Daarud Tauhid

Wakaf Daarut Tauhiid : 

Jl. Gegerkalong Girang No. 67 Bandung
Telp. (022) 200 6655 
Fax. (022) 200 3807
Email : pusbang.wakaf@gmail.com 

Komunitas Cinta Wakaf :

Ketik Nama#Alamat Lkap#Nominal Wakaf
Kirim ke: 085 200 123 123


No.Rekening a.n Yayasan Daarut Tauhid :

BNI Syariah No. 83003.83006
Mandiri No. 13200.1009.5959
BNI No. 82002.82002